Literasi bukan hanya sekedar kegiatan membaca dan menulis, literasi adalah kemampuan dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup. Kemampuan berbahasa yang baik juga termasuk dalam ruang lingkup literasi. Untuk menumbuhkan minat baca, tulis dan keterampilan berbahasa peserta didik, secara berkala SMKN 1 SABANG mengadakan pemilihan Duta Literasi Sekolah.
Duta adalah seseorang yang menjadi wakil dalam bidang tertentu. Tugasnya, tentu saja, mempromosikan bidang yang diwakilinya. Tidak hanya sebatas ucapan, tetapi juga melalui perilaku. Alasan diadakannya duta literasi adalah untuk menumbuhkan minat baca dan minat kunjung ke perpustakaan dan juga merupakan salah satu program tahunan Perpustakaan SMKN 1 Sabang.
Tim perpustakaan berperan penting dalam ajang pemilihan Duta Literasi ini. Ibu Susy Yuniarti, S.Pd, selaku kepala perpustakaan, dan tim melakukan seleksi ketat atas pemilihan tersebut. Sehingga terpilihlah salah satu siswa berbakat sebagai penyandang gelar Duta Literasi 2023 SMKN 1 SABANG, Fazilla Khalisa (Siswi kelas XI jurusan OTKP).

“Harapan saya, semoga ke depannya anak-anak lebih aktif dalam membangun literasi di perpustakaan. Duta itu artinya orang yang diutus melakukan tugas khusus. Bisa juga menjadi role model. Dengan adanya duta, maka produk dan program yang dirancang diharapkan bisa tersosialisasi dan terlaksanakan dengan baik.” Ujar Bu Susy Yuniarti, S.Pd. Selaku kepala perpustakaan, besar harapan beliau agar perpustakaan SMKN 1 SABANG bisa menjadi perpustakaan yang aktif dijadikan peserta didik sebagai tempat menimba ilmu. Bukan hanya sebagai tempat mencari buku, tapi juga sebagai tempat menuangkan kreativitas.
Ibu Susy Yuniarti menambahkan, “Karena itu, seorang duta selain harus menguasai produk dan program yang dipromosikan, harus pula menjadi bagian dari branding lembaga maupun perusahaan yang mengutusnya. Sehingga diharapkan duta literasi yang sudah terpilih tahun 2023 ini bisa menjadi role model dan contoh dalam membangun literasi di SMKN 1 sabang.”
Kemampuan membaca, menulis, dan keterampilan berbahasa adalah suatu kesatuan yang utuh dalam literasi. Diharapkan dengan adanya Duta Literasi Sekolah mampu menumbuhkan kekreativitasan peserta didik juga mampu melahirkan bakat-bakat yang masih terpendam.
Bacalah sebanyak-banyaknya, tulislah sebaik-baiknya, bahasakanlah seindah-indahnya.
Penulis: Irmayani Rizki, S.Pd. (Guru Bahasa Indonesia)





Tinggalkan Balasan